Potret Lingkungan Irian Jaya - Hutan Berbenah, Laut Digarap
No. 54/Th. X, Juni 1992
Buletin — Media Alternatif Masyarakat Desa di Irian Jaya / Papua Sekarang
Media Alternatif Papua
Kabar Dari Kampung (KdK) adalah buletin pionir yang lahir pada tahun 1982. Berbeda dengan media arus utama di Jayapura, KDK berfokus sepenuhnya pada suara masyarakat dari pelosok kampung di Tanah Papua.
KdK hadir sebagai instrumen advokasi untuk mendokumentasikan isu krusial: mulai dari hak tanah adat, pengorganisasian komunitas, hingga dampak sosial-ekonomi akibat eksploitasi sumber daya alam.
Sejak pengalihan status politik tahun 1963 hingga akhir 1980-an, kondisi sosial, ekonomi, dan politik di Papua kurang menguntungkan bagi Orang Asli Papua (OAP). Kondisi ini diperparah oleh kebijakan "GO EAST" Presiden Soeharto yang memicu eksploitasi hutan besar-besaran, seperti kasus PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) di hutan bakau Bintuni.
Melihat keprihatinan ini, Gereja Katolik dan GKI di Tanah Papua membentuk Kelompok Kerja Oikoumene (KKO) yang kemudian berkembang menjadi Irian Jaya Dissemination Information Service (IRJA DISC) Center.
Di bawah kepemimpinan George Junus Aditjondro (mantan wartawan TEMPO), lahirlah Buletin 'Kabar Dari Kampung'. Dinamakan demikian karena kontennya murni bersumber dari realita di kampung-kampung, mengangkat isu eksploitasi hutan, tanah ulayat, hingga penggalian tambang.
Berkat akurasi data dan gaya jurnalistiknya yang kuat, KdK mendapatkan pengakuan internasional melalui ISSN (0215-4838) dari Paris dan LIPI, dengan tujuan utama mempengaruhi kebijakan agar lebih berpihak pada masyarakat Papua. (JH)
Terdaftar secara resmi dengan nomor ISSN: 0215-4838 melalui LIPI dan pusat ISSN internasional di Paris.
Unduh edisi-edisi buletin Kabar Dari Kampung dalam format PDF.
No. 54/Th. X, Juni 1992
No. 53/Th. X, April 1992
No. 52/Th. X, Februari 1992